Muhammad Irfan Zain

Mendulang Pahala Dengan Niat

Rasulullah bersabda;

 

وإنما لكلِّ امرئ ما نوى

 

“Dan setiap orang akan mendapat balasan dari perbuatannya sesuai dengan niatnya masing-masing.”.

 

Maksudnya bahwa jika seorang meniatkan yang baik dari amalannya, maka ia akan mendapat kebaikan dan pahala. Tetapi jika ia meniatkan keburukan dari amalannya, maka ia akan mendapat keburukan. Maka dari itu, seorang mukmin yang baik tentu akan berusaha memanfaatkan usianya untuk mendulang pahala sebanyak-banyaknya. Satu diantara caranya adalah dengan senantiasa menjaga niat dalam seluruh amalan yang dilakukannya, bahkan meski amalan itu adalah amalan yang mubah. Ibnu al Mubaarak berkata;

 

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

 

“Betapa banyak amal yang sederhana menjadi besar karena niat. Dan betapa banyak amal yang besar menjadi kecil karena niat pelakunya.”. Rasulullah bersabda;

 

فمَن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرتُه إلى الله ورسوله، ومَن كانت هجرته إلى دنيا يصيبها أو امرأة يتزوَّجها فهجرته إلى ما هاجَر إليه

 

“Barangsiapa hijrah karena Allah dan Rasul Nya, maka hijrahnya itu akan dinilai sebagai sebuah ketaatan kepada Allah dan Rasul Nya. Dan barangsiapa hijrah karena dunia yang hendak diraihnya atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka ia akan mendapat sesuai yang diniatkannya saja.”.

 

Bertolak dari hadits ini, hendaknya dibuat sebuah kerangka umum kehidupan;

*) Barangsiapa shalat untuk Allah

*) Barangsiapa belajar untuk ibadah kepada Allah

*) Barangsiapa berikhtiar untuk memuluskan jalannya beribadah kepada Allah

*) Barangsiapa makan, minum dan tidur untuk mempekuat dirinya melakukan ketaatan ; … maka seluruh amalannya itu akan dinilai sebagai ibadah dan mendapat pahala dari Allah. Namun,

*) Barangsiapa shalat untuk mendapat pujian orang

*) Barangsiapa belajar hanya untuk menjadi cerdas

*) Barangsiapa berikhtiar untuk mendapat penghasilan yang lebih

*) Barangsiapa makan, minum dan tidur agar kenyang, dahaga terobati dan rasa kantuk teratasi ; … maka -jika beruntung- ia hanya akan mendapat sebatas yang diniatkannya itu. Dan jika Allah menghendakinya tidak mendapatkan niatannya itu, maka dunia meleset dan pahala pun sirna darinya.

 

Walaa hawlaa wa laa quwwata illa billah

Print Friendly, PDF & Email
%d bloggers like this: